KENDARI, TELISIK.ID - Selama 25 tahun, seorang pemulung di Kendari mengandalkan penjualan barang bekas dengan penghasilan harian Rp 30.000 hingga Rp 70.000 untuk menghidupi keluarganya.
Rahman (66) masih menyusuri sejumlah kawasan pertokoan di Kota Kendari menggunakan gerobak dorong untuk mengumpulkan barang bekas yang bisa dijual kepada pengepul. Pekerjaan itu menjadi sumber penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Ia mengaku telah menekuni pekerjaan sebagai pemulung selama 25 tahun. Keterbatasan kesempatan memperoleh pekerjaan lain membuatnya bertahan mengumpulkan botol plastik, kardus, dan berbagai barang bekas yang masih memiliki nilai jual.
"Sudah sekitar 25 tahun saya bekerja sebagai pemulung. Pekerjaan ini memang tidak mudah, tetapi saya harus tetap bekerja karena ada keluarga yang perlu dinafkahi," ujarnya saat ditemui telisik.id, Jumat (9/10/2026).
Rahman tinggal bersama istrinya dan tiga orang anak. Anak pertamanya telah menikah dan menjadi ibu rumah tangga, sedangkan dua anak lainnya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).
