KENDARI, TELISIK.ID - Tiga tahun menjadi mualaf, seorang pria berinisial J (29), warga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, masih menjalani proses mendalami Islam sambil menjaga hubungan dengan keluarga yang berbeda keyakinan.
Keputusan J memeluk Islam berlangsung pada pertengahan 2023 setelah ia mempelajari Islam secara lebih mendalam. Baginya, pilihan tersebut merupakan bagian dari perjalanan untuk mengenal dan menjalankan keyakinan yang diyakininya.
"Awalnya saya ingin belajar lebih banyak tentang Islam. Setelah saya pelajari, saya merasa semakin yakin untuk menjalankannya," ujar J kepada telisik.id , Rabu (23/9/2026).
Setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, J mulai menyesuaikan diri dengan kehidupan sebagai seorang Muslim. Ia mengaku masih terus belajar karena perubahan keyakinan tersebut diikuti dengan proses memahami dan menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Persoalan yang cukup berat bagi J muncul dari lingkungan keluarga. Perbedaan keyakinan sempat memicu ketegangan setelah keluarganya mempertanyakan keputusan yang diambilnya.
