BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Angka prevalensi stunting di Kabupaten Buton Selatan mencatatkan penurunan signifikan hingga melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Pada 2025, angka stunting di Buton Selatan tercatat sebesar 24,5 persen. Memasuki periode Agustus hingga menuju penghujung 2026 ini, data menunjukkan tren positif dengan penurunan hingga 18,4 persen berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPBGM).
Angka tersebut jauh berada di bawah ambang batas maksimal target RPJMD Buton Selatan yang ditetapkan sebesar 38,9 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Buton Selatan, La Ode Achmad Amanah Maulana, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor. Salah satunya peran aktif Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Buton Selatan yang konsisten menyalurkan bantuan susu guna pemenuhan gizi anak.
“Kita sudah melampaui target yang ditetapkan oleh pimpinan daerah. Namun, kami akan terus bekerja menekan angka stunting," ujarnya, Senin (2/11/2026).
