JAKARTA, TELISIK.ID - Isu dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo hingga Dewan Jenderal menyeret nama Bahlil Lahadalia, namun Sekjen Golkar menyebut kabar tersebut belum terkonfirmasi dan tidak perlu ditanggapi.

Nama Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menjadi sorotan setelah beredar isu dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan lingkaran Dewan Jenderal.

Menanggapi kabar tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, menegaskan bahwa informasi yang mengaitkan Bahlil belum memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sarmuji meminta masyarakat tidak membesar-besarkan informasi yang belum didukung sumber jelas maupun bukti konkret. Menurut dia, kabar yang belum dapat dikonfirmasi tidak perlu menjadi bahan spekulasi di ruang publik.

"Sesuatu yang tidak kita, tidak bisa dikonfirmasi, sebenarnya tidak perlu dihiraukan," kata Sarmuji di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, seperti dikutip dari iNews, Sabtu (7/11/2026).