JAKARTA, TELISIK.ID - Bos Pajak Bimo Wijayanto meminta rotasi pejabat era Purbaya Yudhi Sadewa ditunda setelah menemukan sejumlah nama yang tidak mengikuti assessment dan talent management.
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan, permintaan penundaan tersebut berkaitan dengan proses rotasi pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang sebelumnya diusulkan oleh DJP.
Bimo menyebut terdapat sejumlah nama dalam daftar rotasi yang tidak mengikuti proses assessment maupun talent management. Karena itu, ia bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama meminta agar rotasi terhadap nama-nama tersebut ditunda atau dibatalkan.
"Itu kan usulan kita, rotasi. Cuman memang ada beberapa yang nama-nama ajaib yang tidak ikut proses assessment, talent management, kemudian itu yang membuat saya dan Dirjen Bea Cukai meminta untuk ditunda dahulu, dibatalkan," kata Bimo di kantor Direktorat Jenderal Pajak, seperti dikutip dari Kompas, Kamis (17/9/2026).
Menurut Bimo, persoalan tersebut perlu diperhatikan karena sebagian pegawai telah mengikuti tahapan assessment, ujian, hingga talent management sebelum masuk dalam proses penempatan jabatan.
