BANDUNG, TELISIK.ID - Ustaz Dudu Mardiana menceritakan pengalaman didatangi tiga PSK di Saritem hingga menghadapi teror gaib saat Ponpes Dar Al-Taubah baru berdiri.
Kawasan Saritem di Kota Bandung, Jawa Barat, dikenal sebagai salah satu kawasan lokalisasi yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pemerintah Kota Bandung kemudian menutup aktivitas lokalisasi tersebut pada 2007.
Namun, perjalanan mengubah citra Saritem tidak berhenti setelah penutupan lokalisasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Pondok Pesantren Dar Al-Taubah di kawasan tersebut.
Ponpes Dar Al-Taubah diresmikan pada 2 Mei 2000. Pesantren yang berada di Jalan Kebon Tangkil, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, itu didirikan untuk memberikan pendidikan agama sekaligus berdakwah di tengah lingkungan yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan prostitusi.
"Pondok pesantren itu tempatnya orang-orang baik, dan tempat orang-orang yang tidak baik yang ingin menjadi baik," kata pengasuh Ponpes Dar Al-Taubah, Dudu Mardiana, seperti dikutip dari laman Detik, Minggu (6/9/2026).
