JAKARTA, TELISIK.ID - Harga minyak dunia yang kembali menembus US$ 100 per barel membuat harga Pertamax berpotensi berada di kisaran Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per liter.
Harga Pertamax 2026 menjadi perhatian setelah harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto mengatakan, situasi geopolitik saat ini memberikan tekanan terhadap harga energi dan minyak mentah dunia.
Menurut Eko, kondisi yang terjadi saat ini lebih kompleks dibandingkan konflik Rusia dan Ukraina sebelumnya. Harga minyak dunia juga belum menunjukkan tanda-tanda stabil atau mengalami penurunan signifikan.
“Katanya hari ini harga dunia, BBM juga sedang naik lagi dibandingkan, jadi kalau berharap turun US$ 70 per barel atau US$ 60 per barel sebelum terjadinya krisis geopolitik, ya kita doakan mungkin semoga itu bisa terjadi dalam waktu segera,” ujar Eko dalam acara Pertamax Journey di Cilacap, Jawa Tengah, seperti dikutip dari DetikFinance, Sabtu (12/9/2026).
