AUSTIN, TELISIK.ID - Elon Musk memakai panggilan laporan keuangan kuartal III 2026 Tesla untuk meredam ekspektasi seputar robot humanoid Optimus, sembari menegaskan ekspansi taksi tanpa pengemudi Cybercab dan menutup rapat pembahasan soal kemungkinan merger dengan SpaceX. Panggilan itu digelar pada Rabu malam waktu Amerika Serikat, atau Kamis dini hari waktu Indonesia, setelah Tesla merilis hasil kuartal ketiganya. Nada Musk bergantian antara optimisme soal permintaan kendaraan dan kehati-hatian soal jadwal robot serta mobil otonom yang masih bergantung pada kesiapan teknologi dan regulasi.

Tesla membuka panggilan dengan kabar permintaan yang melampaui produksi. Musk menyebut perangkat lunak Full Self-Driving (FSD) sebagai pendorong permintaan terbesar, dan perusahaan menargetkan produksi sekitar lima juta kendaraan per tahun pada sekitar 2030. Perusahaan juga menyebut pesanan kendaraan penumpang pada akhir kuartal sebagai yang tertinggi dalam empat tahun, dengan pengiriman yang masih dibatasi kapasitas produksi. Di sisi energi, Musk mengatakan hampir seluruh Megapack untuk 2027 sudah hampir habis terjual, dan margin kotor bisnis itu diperkirakan meningkat secara berarti.

“Permintaan terhadap kendaraan kami tumbuh pesat dan melampaui produksi kami dengan selisih yang signifikan,” kata Musk.

Optimus: Produksi Awal, Jadwal Masih Panjang

Bagian yang paling banyak menyita perhatian adalah Optimus. Tesla menyatakan telah memulai apa yang disebut Musk sebagai produksi awal di lini bervolume tinggi di Fremont, California, dan menyebut robot yang keluar dari lini itu sebagai robot pertama berkualitas produksi. Namun Musk berulang kali menekankan bahwa kurva pertumbuhannya masih berada di sisi landai dan agak bergelombang, karena produknya sangat baru dan rantai pasok globalnya masih harus dibangun. Ia menggambarkan produksi robot sebagai persoalan sepuluh ribu hal yang harus berjalan benar sekaligus, sehingga kecepatannya ditentukan oleh komponen yang paling lambat.

Musk memperkirakan Tesla membutuhkan setidaknya setahun, atau sedikit lebih lama, untuk mencapai laju tahunan sekitar 20.000 unit per minggu, meskipun sebagian besar lini berkapasitas satu juta unit per tahun di Fremont sudah terpasang. Ia menyebut desain yang masih berubah, tangan dan jari robot yang masih menjadi pekerjaan tersulit, serta kecerdasan buatan, desain elektromekanis, keandalan, dan usia pakai sebagai pekerjaan rumah utama. Masalah-masalah itu diperkirakan selesai sekitar akhir tahun depan, dan saat itulah pengiriman kepada perusahaan di luar Tesla dapat dimulai. Pelanggan awal itu, menurut Musk, adalah kalangan industri untuk pekerjaan berbahaya atau berulang.