SYDNEY, TELISIK.ID - Penjualan perdana iPhone Duo, ponsel lipat pertama Apple, dimulai pada Jumat, 23 Oktober 2026, dari toko-toko di Australia yang menjadi pasar pertama yang membuka penjualan pada hari peluncuran. Antrean pembeli terbentuk di luar toko Apple di Sydney sebelum pintu dibuka pada pukul 08.00 waktu setempat. Para pembeli yang datang sebagian besar adalah pelanggan yang sudah memesan perangkat itu sejak masa pre-order dibuka pada 16 Oktober lalu. Penjualan kemudian bergulir ke Asia, Timur Tengah, Eropa, dan terakhir Amerika Utara mengikuti jam buka lokal masing-masing.

Perangkat yang dibanderol mulai 1.999 dolar Amerika Serikat itu menjadi ujian pertama bagi Apple di pasar ponsel lipat, kategori yang selama ini didominasi Samsung dan Huawei. Di Sydney, Simon Krishnan, seorang insinyur berusia 48 tahun, membayar 3.899 dolar Australia atau sekitar 2.734 dolar Amerika Serikat untuk varian memori 512 gigabita. Ia menjadi salah satu pembeli pertama yang dilayani setelah antrean dibuka. Kehadirannya menandai dimulainya distribusi perangkat yang sudah ditunggu sejak diumumkan pada 9 September lalu.

"Ini agak barang mewah bagi saya, karena harganya sangat mahal, tetapi saya pikir, yah, hidup ini terlalu singkat," kata Simon Krishnan.

Antrean di Seoul dan Hong Kong

Di Seoul, Korea Selatan, pelanggan yang sudah memesan perangkat itu mengantre di depan Apple Store Myeong-dong di Jung-gu sejak pagi untuk mengambil pesanan mereka. Pembeli pertama yang mengantre, Park Seong-geon, warga Incheon, sudah menunggu sejak pukul 15.00 sehari sebelumnya. Ia memesan varian 256 gigabita warna Night Sky dan kali ini menjadi pembeli pertama, setelah pada peluncuran iPhone 18 Pro ia menjadi pembeli kedua. Park bekerja di perusahaan pembuat casing dan datang lebih awal agar bisa memasang casing pada perangkat fisik itu sebelum perusahaan lain.

"Terakhir kali saya membelinya untuk pemakaian pribadi, tetapi kali ini saya membelinya sebagai perlengkapan perusahaan," kata Park Seong-geon.