KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Penolakan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan SMAN 10 Konawe Selatan setelah puluhan siswa mengalami gangguan kesehatan dan menjalani perawatan di Puskesmas Motaha.

Kepala SMAN 10 Konawe Selatan, La Li, S.Pd., memutuskan menghentikan sementara penerimaan makanan tersebut setelah sejumlah siswa mengeluhkan mual, pusing, sakit perut hingga diare usai menyantap hidangan yang dibagikan.

Keluhan serupa juga dilaporkan dialami murid dari sejumlah sekolah dasar di wilayah sekitar. Namun, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

La Li menjelaskan, gejala mulai dirasakan siswa sejak sore hingga malam hari setelah mengonsumsi MBG. Kondisi tersebut berlanjut ketika mereka kembali ke sekolah pada hari berikutnya.

“Kemarin mereka mengonsumsi MBG. Setelah pulang ke rumah, ada yang mual-mual sampai buang air besar atau mencret. Tadi saat tiba di sekolah, mereka mulai keluar masuk WC. Karena terlalu banyak yang menderita sakit perut, langsung kami arahkan ke puskesmas,” ujar La Li saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (14/10/2026).