KENDARI, TELISIK.ID - Keterbatasan air bersih mulai dirasakan warga Kendari selama kemarau panjang, sehingga mereka menghemat pemakaian dan mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga harian.

Kondisi tersebut dirasakan warga di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, serta Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia. Ketersediaan air menjadi pertimbangan dalam menjalankan sejumlah aktivitas rumah tangga.

Hariana (34), warga kawasan Kambu, mengatakan kondisi tersebut membuat penggunaan air harus diatur, terutama untuk memasak, mencuci pakaian, dan mandi.

“Kalau untuk kebutuhan sehari-hari, air ini dipakai untuk memasak, mencuci, dan mandi. Kalau mandi juga harus irit-irit karena airnya terbatas,” ujar Hariana kepada telisik.id, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Hariana, persediaan air di rumahnya biasanya hanya bertahan sekitar empat hari. Setelah habis, ia mengambil air dari rumah saudaranya atau menggunakan air galon untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.