KENDARI, TELISIK.ID - Kehadiran Tangan Di Atas (TDA) Komunitas di Kota Kendari kini menjadi ruang tersendiri bagi para pelaku usaha untuk tumbuh, berjejaring, dan saling mendukung di tengah ketatnya persaingan bisnis.
Berdiri sejak tahun 2018, komunitas ini terus memperkuat perannya sebagai wadah berbagi pengalaman dan membangun relasi.
Seluruh arahan tersebut kemudian diwujudkan melalui penguatan dua pilar utama, yaitu silaturahmi dan edukasi.
Ketua Daerah TDA Komunitas Kendari, Zulkifli mengatakan, TDA dimaknai sebagai semangat memberi, berbagi, serta kegiatan sosial seperti berbagi makan dan donasi.
Namun roh paling utama dari TDA Komunitas itu adalah silaturahmi dan edukasi.
